Selasa, 02 Agustus 2016

Siapkan Bonus, NTB Targetkan Juara Umum MTQ Nasional XXVI

Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVI tahun 2016 ini, Pemprov NTB menargetkan meraih juara umum. Untuk itu, bagi juara I, II dan III akan diberikan bonus berupa uang tunai kepada peserta yang mampu meraih juara di masing-masing mata lomba.
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, H. Muh. Amin, SH, M.Si dikonfirmasi usai melepas kafilah MTQ nasional asal NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Jumat (29/7) siang kemarin. Amin mengatakan, bagi juara I akan diberikan bonus sebesar Rp 100 juta, juara II Rp 75 juta dan juara III akan diberikan bonus Rp 50 juta.
Foto : HumasNTB
“Ini bonus kepada para juara. Saya ndak tahu totalnya semua berapa, pokoknya bagi juara I, III dan III dapat bonus yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Nanti ada umroh juga.  Kita ingin jadi juara umum,” kata Wagub.
Wagub mengatakan menjadi juara umum bukanlah hal yang mustahil. Terlebih, para kafilah asal NTB sudah digembleng sejak setahun terakhir. Bukan hanya mendatangkan pelatih local, tetapi juga para kafilah NTB juga dilatih oleh pelatih-pelatih nasional. Pada pelaksanaan MTQ nasional kali ini, kata Wagub, NTB harus sukses penyelenggaran, sukses ekonomi dan sukses prestasi.
“Pada MTQ kemarin turun peringkat kita. Maka sekarang harus lebih baik lagi peringkatnya. Karena cukup waktu itu kemarin untuk melakukan  pelatihan dan pembinaan kepada qori-qoriah dan hafidz-hafidzah kita,” ungkapnya.
Wagub NTB juga tak henti-hentinya mengingatkan kepada para peserta, pelatih dan seluruh masyarakat NTB untuk memegang tiga prinsip kesuksesan yakni, sukses sebagai penyelenggara, sukses dalam prestasi dan sukses secara ekonomi. “Dengan banyaknya tamu yang datang maka akan berkembang pula ekonomi kreatif kita, tentu akan memberikan peluang besar secara ekonomi bagi para pedagang cinderamata, kuliner dan lainnya”, tambahnya.  Wagub NTB berpesan kepada qori’ dan qori’ah untuk mengikuti arahan para pelatih. Tak lupa juga Wagub memberikan motivasi kepada seluruh kafilah utusan NTB.
Ketua Kafilah NTB yang juga Kepala Biro Kesra Setda NTB,  Drs. H. Faturrahman, M.Si melaporkan bahwa para kafilah yang mengikuti kompetisi telah melakukan proses seleksi dari tingkat kelurahan dan akhirnya tersaring mewakili masing-masing kabupaten/kota. Seluruh peserta nantinya akan mengikuti MTQ XXVI terbagi dalam tujuh cabang dan 18 golongan musabaqah.

Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran, dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ). Adapun 18 golongan lomba terdiri dari: enam golongan cabang tilawah Al-Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra, serta qiraah sabah); lima golongan cabang Hifzh Al Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang Tafsir Al Quran (Bahasa Indonesia, Bahasa arab, dan Bahasa Inggris), serta empat golongan cabang Khath Al Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan kontemporer). (nas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar